2019+ Pengertian Devisa dan Fungsi Devisa

0
89

ADS BY GOOGLE

Definisi Devisa?

Apa itu devisa? Kali ini di learniseasy.com kita akan belajar tentang definisi devisa dan manfaat devisa serta fungsi devisa itu sendiri. Selain itu kita akan mengenal istilah valas, hard currency, soft currency serta istilah forex reserve.

Menurut pengertian devisa, Devisa adalah sejumlah valuta asing yang digunakan untuk membiayai transaksi perdagangan internasional. Devisa biasanya berada di bawah pengawasan otoritas moneter. Dalam hal ini, bank sentral yang ada di suatu negara. Bank Sentral Indonesia yang mengawasi urusan devisa adalah Bank Indonesia atau BI.

Devisa sering dikenal sebagai valas atau valuta asing atau foreign exchange. Jumlah valas yang dimiliki oleh suatu negara disebut sebagai cadangan devisa negara.

Valas pada umumnya memiliki catatan kurs resmi bank sentra negara yang bersangkutan. Jenis valas yang sering digunakan sebagai alat pembayaran dan kesatuan hitung dalam transaksi ekonomi internasional sering disebut sebagai hard currency.

Jadi, mata uang yang paling sering dipakai, itu disebut hard currency. Ingat yah.

Kalau ada hard, artinya ada soft dong? Ya benar, Ada istilah soft currency dalam valas dan devisa.

Soft currency adalah mata uang atau valas yang jarang digunakan sebagai alat pembayaran dan kesatuan hitung. Kenapa valas tertentu jarang digunakan sebagai alat pembayaran kak? Hal itu karena nilainya yang relatif tidak stabil. Dari segi ekonomi, itu bikin rugi.

Cadangan Devisa Negara

Kalian pasti pernah dengar berita mengenai cadangan devisa negara Indonesia. Baik itu bertambah maupun menurun.

Cadangan devisa negara disebut sebagai jumlah valas. Jumlah valas itu merupakan total dari yang dimiliki pemerintah dan swasta.

Ada dua jenis cadangan devisa atau jumlah valas suatu negara yaitu (1) Cadangan devisa resmi atau dikenal dengan istilah Official forex reserve dan (2) Cadangan devisa nasional yang sering disebut dengan istilah country forex reserve.

Cadangan devisa resmi atau cadangan devisa bersih merupakan jumlah valas yang benar-benar menjadi milik BI yang diperoleh dari pengurangan aktiva luar negeri bruto dengan kewajiban-kewajiban Bank Sentral dalam valas, antara lain sebagai berikut:

  • Gross liability, yaitu kewajiban dalam valas dengan masa jatuh tempo sampai dengan setahun (termasuk penggunaan dana IMF).
  • Net-forward position, yaitu kewajiban Bank Indonesia dalam valas terhadap penduduk (residents) dan bukan penduduk (non-residents) dalam bentuk transaksi forward (transaksi saat penyerahan barang dan surat berharga pada tanggal tertentu dengan harga yang tetap).
  • Devisi perbankan yang ada pada BI dalam memenuhi ketentuan giro wajib minimum (GWM) valas.

Cadangan devisa nasional merupakan penjumlahan cadangan devisa milik pemerintah dan cadangan devisa yang dimiliki oleh bank-bank devisa.

-Baca Juga-

Pengertian devisa negara

Fungsi Devisa dan Manfaat Devisa

Devisa berfungsi sebagai alat pembayaran luar negeri, terutama untuk membiayai impor, membayar cicilan utang luar negeri dan bunganya, transaksi internasional lainnya, dan menjadi penjamin nilai rupiah. Valuta asing atau valas (foreign exchange) itu sendiri diartikan sebagai mata uang asing dan alat pembayaran lainnya yang digunakan untuk melakukan atau membiayai transaksi ekonomi dan keuangan internasional atau luar negeri.

Jadi pada dasarnya ada tiga fungsi dasar dari Devisa atau foreign Exchange atau dikenal dengan istilah FOREX.

Pertama adalah fungsi Transfer. Devisa merupakan hal yang paling efektif dalam transaksi asing dari satu negara ke negara lain sebagai bentuk pembayaran.

ADS By Google

Pada dasarnya devisa adalah bentuk pertukaran nilai mata uang dari satu negara ke negara lainnya. Disinilah Valuta asing atau valas atau Devisa berfungsi sebagai transfer daya beli dari satu negara ke negara lainnya.

Ambil contoh. Terjadi transaksi import barang dari Amerika oleh pedagang Indonesia, dan pembayaran tersebut dilakukan dalam bentuk dollar, maka yang terjadi adalah, pertukaran nilai mata uang rupiah ke dollar akan difasilitasi oleh FOREX atau bank sentral yang bertanggung jawab di suatu negara. Dalam contoh ini, Bank Indonesia.

Contoh Bank Sentral – Bank Indonesia sebagai penanggung jawab devisa negara.

Fungsi devisa atau forex atau valas adalah fungsi kredit. Jadi negara ataupun bank sentral dalam mengatur devisa negara, memiliki fasilitas kredit kepada pengimpor barang ataupun pengekspor barang. Apabila ingin mengimpor barang dari luar negeri, dapat terlebih dahulu membuat surat utang jangka pendek di Bank Sentral agar transaksi barang dan jasa antar negara tetap berjalan lancar. Hal ini kritis karena keterlambatan beberapa hari dapat mengakibatkan kenaikan harga barang dan jasa yang drastis di dalam negeri.

Adapun fungsi yang ketiga dari devisa negara adalah sebagai fasilitas keuntungan diluar harga barang ataupun jasa. Nilai tukar suatu mata uang berbeda beda baik itu beda negara ataupun beda waktu. Kadang turun kadang naik. Apabila nilai tukar Rupiah menguat terhadap dollar maka, import yang dilakukan pada saat nilai tukar itu menguat akan bernilai keutungan bagi pengimport, hal sebaliknya akan mengakibatkan kerugian.

Itulah diatas artikel tentang pengertian devisa dan fungsi devisa, semoga bermanfaat. Tetap belajar dan semangat belajarnya, karena belajar itu mudah. Learniseasy.com

Advertisement by google
.