Pengertian HAM Menurut John Locke

0
618

ADS BY GOOGLE

Halo Sobat rajin belajar, pagi ini saya akan jelaskan pengertian HAM menurut John Locke. Tapi sebelum masuk ke dalam definisi HAM, saya akan beritahukan siapa itu John Locke.

John Locke

John Locke adalah salah satu dari sekian banyak filsuf pada abad 17. Bapak John Locke juga dikenal sebagai bapak Empirisme Inggris atas kontrobusinya atas teori pemerintahan liberal.

Selain sebagai filsuf, John Locke juga berpengaruh dalam area teologi, toleransi beragama, dan teori teori pendidikan. Oleh karena itu, kalian akan sering menemukan banyak pengertian dalam istilah Pendidikan dan pemerintahan dari John Locke.

Biografi John Locke

John Locke lahir pada tahun 1632 di Wrington di sebuah desa di bagian selatan Inggris. Ayahnya, juga bernama John, adalah seorang pegawai administrasi di bidang hukum (semacam notaris).

Wajah John Locke
Wajah John Locke

Singkat cerita John Locke akhirnya kuliah di Oxford pada tahun 1652, dan sempat menjadi tenaga pengajar di Oxford. John Locke mempelajari banyak hal selain filosofi seperti kedokteran, obat obatan, dan ilmu alam lainnya. Bahkan salah satu peneliti terkenal tentang tekanan gas yaitu Robert Boyle adalah teman dekat John Locke, selain itu robert hooke dan banyak lagi.

John Locke ketika meninggalkan Oxford pada tahun 1667, mengabdi pada keluarga Anthony Ashley Cooper (Lord Ashley yang kemudian menjadi Earl of Shaftesbury).

Pada keluarga tersebut, John Locke mempunyai banyak peran, termasuk pengajar untuk anak Ashle dan menjadi dokter pribadi Lord Ashley. Atas peran keluarga Ashley lah, John Locke mampu menempati beberapa pos pos penting di dalam Pemerintahan Inggris

John Locke meninggal pada tanggal 28 Oktober pada tahun 1704 di kediaman Damaris Masham, teman wanitanya. John Locke meninggal akibat penyakit pernapasan yang dialaminya. John Locke dikuburkan di High Laver dekat Oates. John Locke meninggal tanpa pernah menikah dan juga memiliki anak (menurut sejarah yang ada).

Pengertian HAM

Salah satu karya John Locke atau tesis John Locke adalah First Treatise dan Second Treatise yang merupakan bentuk sanggahan dan kritis atas karya Tesis Robert Filmer bernama Patriacha yang menyatakan bahwa Raja mempunya kewenangan Ilahi dan berkuasa penuh atas seluruh rakyatnya.

First Treatise membantah semua teori Robert Filmer tentang sifat pemerintahan yang berkuasa Ilahi atas rakyatnya. Kemudian Pada Second Treatise, John Locke memberikan pandangan tentang sifat alami Manusia. Manusia ada secara alaminya dalam keadaan tanpa politik (apolitical).

Sehingga atas dasar itu, Manusia mempunya nature rights atau hak alam yang diberikan oleh Tuhan, dan hanya Tuhan yang boleh mencabutnya.

Dalam second treatise ini, John Locke menjelaskan bahwa Negara dan pemerintahan adalah instutusi yang dijalankan oleh manusia atas dasar kemauan rakyatnya dan hadir untuk menyeimbangkan setiak Hak yang ada pada manusia sehingga tidak mengganggu manusia lainnya.

John Locke menjelaskan bahwa, rakyat harus menyisihkan sedikit haknya untuk diatur oleh pemerintah, tapi tidak semua. Dengan itu, pemerintahan bisa berjalan dengan baik dan tidak menggangu hak orang lain.

Contoh, dalam pandangan penuh HAM tanpa adanya pemerintahan, anda memiliki hak penuh untuk tidak menggunakan Helm ketika menggunakan motor di jalanan atau dimanapun. Akan tetapi, hal tersebut akan membahayakan anda. Anda dalam bernegara menyerahkan hak tersebut kepada negara untuk diatur.

Oleh karena itu, ada hukuman bagi siapapun yang melanggar aturan berlalu lintas, termasuk atribut yang anda gunakan dalam berkendara.

-Baca Juga-

ADS By Google

Pengertian HAM menurut John Locke disebut juga sebagai Natural Rights. Ada tiga natural rights atau hak alami yang disebutkan oleh John Locke yaitu:

Tuhan menciptakan manusia dengan kebebasan untuk hidup dan mencari penghidupan (pursue life), liberty (kebebasan), kesehatan (life) dan kekayaan (property) sebagai hak alami (natural rights).

Kemanusian mengharuskan kita untuk tidak mengganggu yang lain menyangkut kehidupan dan mencari penghidupan, kebebasan (liberty), ataupun kepemilikan (possesion) dan sebagai balasannya hak hak nya akan dihargai.

Manusia secara alami adalah hewan sosial (social animal) [animal disini dimaksud sebagai makhluk hidup sosial, memang dulu sering dituliskan manusia sebagai animal dalam arti animal = makhluk hidup].

Pengertian HAM menurut John Locke lengkap

pengertian HAM menurut John Locke Inggris
Advertisement by google
pengertian HAM menurut John Locke Inggris
All men by nature are equal in that equal right that every man hath to his natural freedom, without being subjected to the will or authority of any other man; being all equal and independent, no one ought to harm another in his life, health, liberty or possessions.
pengertian HAM menurut John Locke Indonesia
pengertian HAM menurut John Locke Indonesia
Semua manusia pada dasarnya sama dalam hak yang sama bahwa setiap orang memiliki kebebasan alamiahnya, tanpa tunduk pada kehendak atau otoritas orang lain; semua sama dan independen, tidak ada yang boleh menyakiti orang lain dalam kehidupan, kesehatan, kebebasan atau harta miliknya.

Itulah artikel tentang Pengertian HAM menurut John Locke. Semoga bermanfaat bagi kalian dalam menjawab dan mempelajari tentang Hak Hak dasar Manusia dan Pendidikan Kewarganegaraan PPKN dalam kelas kalian.

Selalu ingat bahwa mengenali orang yang membuat teori atau definisinya membuat anda mampu memahami lebih jauh tentang pengertian yang kalian cari dan kenapa dan bagaimana proses yang terjadi di dalamnya.

Lihat saja pengertian HAM diatas, muncul ketika saat itu masih ada berjalan suatu pemerintahan monarki yang cukup untuk membahayakan hidup seorang John Locke, akan tetapi beliau tetap berani mengutarakan pendapatnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here