ADS BY GOOGLE

[Jawaban] Virus Bukan Merupakan Sel Karena Tidak Mempunyai

0
23
virus bukan merupakan sel karena tidak mempunyai
virus bukan merupakan sel karena tidak mempunyai

Assalamualaikum anak anak, kali ini kita akan menjawab beberapa pertanyaan seputar virus yang sering ditanyakan di brainly. Bagi anak anak sekalian yang masih bingung tentang apa itu virus dan bagaimana karakteristik virus, pada akhir postingan, anak anak dapat membaca beberapa link terkait materi virus.

Virus Adalah?

Virus adalah makhluk aseluler berselubung protein yang mampu bereplikasi di dalam sel inang. Kemampuan virus dalam bereplikasi ini disebabkan oleh adanya materi genetik dalam kapsid atau selubung proteinnya.

Materi genetik tersebut dapat berupa DNA atau RNA. Materi genetik virus sangat bervariasi mulai dari rantai tunggal hingga rantai ganda. Walaupun bervariasi untuk berbagai jenis virus, satu jenis virus hanya mampu memiliki satu jenis materi genetik. Jumlah untaiannya pun bervariasi.

Virus HIV, diketahui mempunyai 2 rantai materi genetik yang masuk ke dalam sel inang.

Virus Bukan Merupakan Sel

Virus bukan merupakan sel karena tidak mempunyai beberapa hal yaitu:

  1. Tidak mempunyai organel, satupun tidak ada. Bahkan ribosom sebagai organel penghasil protein pun tidak ada
  2. Tidak mempunyai nukleus, hanya materi genetik saja
  3. Tidak mempunyai membran plasma ataupun dinding sel. Hanya kapsid yang merupakan rangkaian kapsomer. Kapsomer merupakan protein virus.
  4. Tidak mampu bereplikasi dengan menggunakan kemampuan dirinya, melainkan menggunakan kemampuan sel inang. Hal tersebut jelas karena tidak ada organel dalam virus.
  5. Tidak mampu melakukan metabolisme dengan sendirinya, melainkan harus menggunakan sel inangnya.

Karena virus bukan merupakan sel, dan kita ketahui sel adalah unit struktural dan fungsional terkecil pada makhluk hidup, maka sebagian besar ilmuwan menetapkan bahwa virus bukanlah makhluk hidup.

Sebagian kecil yang menganggap virus adalah makhluk hidup sederhana adalah karena faktanya virus mampu melakukan replikasi diri walaupun dengan batasan harus berada di dalam sel inang (Parasit Obligat Intraseluler).

virus bukan merupakan sel karena tidak mempunyai
virus bukan merupakan sel karena tidak mempunyai

Pengertian virus

Jadi pengertian virus itu apa dong? Sederhananya, artinya dengan hanya penggambaran sederhana, pengertian virus adalah organisme nonseluler yang terususun atas subunit protein dan berukuran sangat kecil dan memiliki sifat parasit obligat intraseluler (cuman “hidup” dalam sel makhluk hidup).

Kata “Hidup” yang dimaksud tidak sama dengan kata “hidup” untuk makhluk seluler baik itu monoseluler seperti bakteri ataupun multiseluler seperti manusia. Kata “hidup” untuk virus direduksi (dikurangi) menjadi merangkai materi organik dalam sel inang (tempat dia numpang) untuk memperbanyak dirinya, selain itu juga termasuk mememecahkan sel inangnya, menginfeksi sel inangnya dan juga menghasilkan senyawa tertentu.

Untuk mendefinisikan lebih jauh kita tentang virus biologis, kita akan bahas secara strukturnya.

Struktur Virus

Okelah memang virus sangat banyak jenisnya, mulai dari helical, icosahedral, prolate, envelope dan complex. Jadi kita ambil yang umum saja. T virus atau bakteriofag. Virus bakteriofag memiliki bentuk seperti laba laba (lihat gambar dibawah). Virus yang utuh (artinya memiliki kepala, ekor, tabung ekor dan termasuk kaki) disebut virion (walaupun banyak lagi bentuk aneh dari virus dalam berbagai jenisnya).

pengertian virus, ciri ciri virus, contoh virus, definisi virus
virus bakteriofag | Struktur dan bentuk

Dalam kepala virus T-Fag itu terdapat materi genetik (pusat informasi keturunan) yang dilindungi oleh selubung protein yang disebut kapsid. Kapsid tersebut tersusun oleh subunit subunit kecil (berbahan protein)  yang disebut kapsomer.  Nukleokapsid adalah istilah yang digunakan untuk unit dasar asam nukleat dan selubung protein pada virus.

Tabung pada virus T-Fag tersebut digunakan untuk memasukkan materi genetik pada proses infeksi virus ke sel inang. Kemudian dalam kondisi yang pas, virus akan mulai memperbanyak diri dalam sel inang dan kemudian meledakkan sel inangnya. Jeda waktu setelah infeksi dan mulainya “penyusunan ulang dan perbanyakan diri” virus disebut waktu inkubasi.

Mari kita lihat dari ukuran secara general untuk virus untuk lebih mengetahui apa pengertian virus itu. Ukuran virus sudah jelas lebih kecil dari bakteri dan semua makhluk hidup lainnya (pengetahuan terbaru/2017). 

Ukuran virus berada dalam ukuran nanometer (nm) anda tahu nm kan, 1 nanometer itu sama dengan 1/1000 mikrometer, artinya sama dengan 1/1000000 mm. Range atau kisaran ukuran tubuh virus normalnya adalah 20-450 nm. Akan tetapi virus terbesar pernah ditemukan berdiamater 500 nm dan panjang 700-1000 nm. Kalau kalian bertanya bagaimana cara mereka ukur, para peneliti mengukurnya menggunakan metode sentrifugasi ultra high speed (kecepatan sangat tinggi).

Jadi untuk melihat virus dengan ukuran tersebut memang tidak bisa menggunakan mikroskop cahaya, haruslah menggunakan mikrosop elektron karena ketidakmampuan pita cahaya.

Klasifikasi Virus

Ini sebagai suplemen saja, saya tidak akan jelaskan sampai lengkap karena akan membutuhkan 600 halaman untuk itu. Jadi, virus itu pada dilansir pada tahun 2012 oleh ICTV (cari di google apa itu ICTV) terdiri atas 7 ordo, 96 famili, 22 subfamili, 420 genus dan 2618 spesies. 

Jadi untuk selanjutnya ke bawah, kita akan gunakan klasifikasi virus menurut ICTV (karena ada klasifikasi berdasarkan baltimore, dan holmes). Klasifikasi menurut ICTV membagi family family virus menjadi 7 grup besar. Pembagian grup ini berdasarkan jenis /ragam materi intinya (baik itu DNA ataupun RNA)

  1. Grup 1 itu adalah kelompok virus yang memiliki DNA untai ganda
  2. Grup 2 itu kelompok virus yang memiliki DNA untai tunggal
  3. Grup 3 itu kelompok virus yang memiliki RNA untai ganda
  4. Grup 4 itu kelompok virus yang memiliki RNA tunggal bidang positif (virus hepatitis, SARS, hepatitis A, dan juga demam kuning serta banyak lagi)
  5. Grup 5 itu kelompok virus yang memiliki RNA tunggal bidang negatif (virus ebola dan virus influenza masuk dalam grup ini).
  6. Grup 6 itu kelompok virus yang memiliki RNA tunggal yang memperbanyak diri menggunakan DNA intermediet (HIV /penyebab AIDS, merupakan salah satu anggota grup ini)
  7. Grup 7 adalah grup terakhir. Merupakan kelompok virus yang memiliki DNA rantai ganda dan mereplikasi diri menggunakan enzim reverse transcriptase pada inangnya (Virus hepatitis B merupakan salah satu anggotanya)

Jadi virus itu dikelompokkan bukan hanya berdasarkan bentuknya saja, akan tetapi lebih berdasarkan pada isi materi genetik yang dikandungnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini